Pertemuan Dan Arisan Rutin Bhayangkari Ranting Pilangkenceng

116

Polres Madiun – Bhayangkari merupakan organisasi perkumpulan dari istri istri anggota Polri, mulai dari level tamtama, bintara hingga perwira serta mempunyai tugas membantu anggota Polri didalam melaksanakan tugas dan kewajibannya untuk melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat.

Untuk mengimplementasikan, setiap bulan Bhayangkari Ranting Pilangkenceng rutin melaksanakan pertemuan untuk pembinaan dan penyuluhan terhadap anggotanya, seperti yang dilaksanakan pada Minggu pagi (13/01/2019) bertempat di Aula Polsek Pilangkenceng Polres Madiun, Bhayangkari Ranting Pilangkenceng melaksanakan pertemuan dan arisan rutin dan berlangsung dengan akrab dan penuh kekeluargaan.

Arisan yang rutin digelar dalam sebulan sekali tersebut bukan hanya mempertemukan para Bhayangkari akan tetapi dengan keluarga masing masing agar tumbuh rasa kekeluargaan diantara keluarga besar Polsek Pilangkenceng Polres Madiun.

Menurut Kapolsek Pilangkenceng Polres Madiun AKP Sumantri, S.H., dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan akan dapat menciptakan rasa kekeluargaan dan kekompakan di lingkungan Polsek Pilangkenceng Polres Madiun pada khususnya.

“Tujuan dilaksanakannya pertemuan rutin dan arisan ini adalah agar para anggota bisa mengenal satu dengan yang lain serta dengan keluarga anggota yang lain,” kata AKP Sumantri.

Sebagai ketua ranting Bhayangkari Ranting Pilangkenceng Ny Maria Sumantri memberikan apresiasi kepada anggota Bhayangkari yang turut hadir dalam acara Arisan rutin tersebut.

“Semoga dengan pertemuan dan arisan rutin ini, rasa kebersamaan dan kekeluargaan dapat selalu terpupuk dan terbina, sehingga akan menjadi penyemangat bagi anggota Polsek Pilangkenceng dan Bhayangkarinya, untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh warga masyarakat khususnya warga yang ada diwilayah kecamatan Pilangkenceng,” kata Ny Maria Sumantri Ketua Bhayangkari ranting Pilangkenceng.

“Kami minta untuk ibu ibu dapat selalu menciptakan keharmonisan didalam rumah tangga serta didalam pelaksanaan pemilu 2019 nanti ibu ibu dapat bersikap netral serta tidak usah ikut ikutan kampanye dan bagi ibu ibu juga harus berhati hati dalam penggunaan media sosial, jangan sampai ikut ikutan menyebarkan berita berita yang belum tentu kebenarannya serta tidak asal upload terhadap hal hal negatif yang bisa menimbulkan keresahan ditengah tengah masyarakat,” pungkas Ny Maria.