Rangkul Tokoh Pemuda, Bhabinkamtibmas Ajak Menolak Berita Hoax

154

Polres Madiun – Dalam era digital ini semua pesan dapat disampaikan dengan mudah dan cepat melalui berbagai media sosial, namun kelemahan dari kemajuan teknologi tersebut adalah sulitnya menyaring berita positif dan negatif yang dapat dilihat atau dibaca masyarakat, lebih parah lagi saat ini banyak sekali orang yang memanfaatkan kemudahan akses media sosial tersebut untuk menyebarkan berita hoax, berita dengan isu Sara, dan ujaran kebencian untuk tujuan politik maupun ekonomi bahkan media sosial pun digunakan dalam tindak kejahatan. Senin (14/1/2019) pagi.

Untuk mengantisipasi maraknya penyebaran berita atau konten di media sosial yang belum tentu kebenarannya atau bahkan mempunyai dampak buruk bagi situasi kamtibmas atau lebih parahnya dapat menyebabkan perpecahan dalam NKRI maka Bhabinkamtibmas Polsek Saradan Polres Madiun melakukan tindakan preventif dengan menyambangi warga Desa Bajulan kecamatan Saradan kabupaten Madiun.

Hal ini dilakukan Bhabinkamtibmas Aiptu Samsuri berpesan kepada warganya agar selalu menjaga persatuan dan kesatuan sesama warga dan setidaknya dalam lingkup keluarga sendiri, serta agar senantiasa mendukung tugas polri dalam penegakan hukum dan warga pun turut berpartisipasi dalam melaksanakan hukum yang berlu di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Aiptu Samsuri menyambangi dengan pengalangan kepada para pemuda dan juga pada tokoh pemuda dalam hal ini dengan maraknya berita berita yang tersiar terutama dalam sosial media sehingga Bhabinkamtibmas menyuarakan kepada para pemuda Desa untuk menolak berita yang asalnya tidak bisa dipertanggungjawabkan atau dengan istilah berita hoax, dan mengharapkan agar pula menyiarkan berita yang baik dan postif yang tidak memgandung unsur kebencian dan menebarkan kebencian. dan tidak lupa Bhabinkamtibmas memberikan pesan Kamtibmas agar menjaga lingkungan sekitar agar tidak terjadi tindak pidana serta memberikan pesan agar mewaspadai paham paham yang mengandung radikalisme yang tidak cinta tanah air dan berharap pesan yang telah disampaikan pada tokoh masyarakat Desa Bajulan bisa disampaikan lagi kepada masyarakat sekitar khususnya untuk mengurangi dampak penyebaran berita hoax dan ujaran kebencian serta agar terus meningkatkan kegiatan ronda malam agar terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan nyaman. (srd)