Aksi Gropyok Hama Tikus, Bhabinkamtibmas Turun Bantu Petani

200

Polres Madiun – Bhabinkamtibmas Polsek Pilangkenceng bersama Babinsa dan masyarakat, PPL dan puluhan petani di area sawah desa Kedungrejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun melakukan gropyok tikus.

Hama tikus cukup meresahkan para petani disamping merusak tanaman padi yang baru tumbuh, tikus betina dapat melahirkan 8 ekor anak tikus sekaligus. Kegiatan ini dinilai sangat efektif, pasalnya tikus yang menyerang sawah petani hampir membuat putus asa mengatasi serangan hama tikus yang menyerang areal persawahannya.

Berbagai cara dilakukan sebelumnya baik dengan racun ataupun jebakan tikus namun populasi tikus terus meningkat. Dibantu anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa, puluhan petani beramai ramai berburu tikus dengan peralatan seadanya. Aksi gropyokan tikus ini terbukti efektif membunuh tikus yang bersembunyi di dalam lubang-lubang.

Bhabinkamtibmas Aiptu Nurcahyo yang ikut dalam kegiatan tersebut mengatakan, gerakan pemberantasan hama tikus atau gropyok tikus merupakan suatu upaya awal yang berkesinambungan, artinya dilaksanakan secara terus menerus. Sebab hama tikus tidak bisa dibasmi secara tuntas dalam satu hari, namun dalam jangka waktu yang lama dan ini hanya bisa mengurangi populasinya saja.

Mengingat satu pasang tikus dapat mengembangbiakkan kurang lebih 2000 tikus selama satu tahun. Setiap hari sebetulnya para petani sudah melakukan perburuan terhadap hama tikus, yaitu dengan cara memberi umpan racun dan perburuan dengan cara lain, namun sifatnya hanya perorangan.

“Dari aksi gropyokan tikus Bhabinkamtibmas bersama warga mendapat ratusan ekor tikus, yang berhasil ditangkap dan dimusnahkan. Dengan musnahkan hama tikus ini diharapkan hasil panen padi akan meningkat, sekaligus bisa menjadi penyokong lumbung pangan nasional, sesuai dengan program Swasembada Pangan Nasional”. Pungkas Aiptu Nurcahyo